Blogger templates

Pages

Selasa, 30 September 2014

PENGANTAR BISNIS. Bab 11. Akuntansi dan Laporan

Belakangan ini peranan akuntansi sebagai alat pembantu dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dan keuangan semakin disadari oleh para usahawan. Peranan akuntansi dalam membantu melancarkan tugas manajemen sangat menonjol, khususnya dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan pengawasan. Itulah sebabnya akuntansi semakin banyak dipelajari oleh para usahawan dan masih banyak teman mahasiswa yang besar minatnya untuk mengambil jurusan akuntansi karena maasih terbuka lebar kesempatan kerja untuk bidang ini. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan materi tentang akuntansi dan laporan.

     A.  Pengertian Akuntansi
-          
  •           Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan            mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif                  terutama yang bersifat keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan (Amin. W, 1997)    
  
  •       Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan dan komunikasi terhadap transaksi ekonomi  dari suatu entitas/perusahaan (Abubakar. A & Wibowo, 2004)


       B.   Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi yaitu sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan suatu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi. Untuk bisa lebih jelasnya bisa dijabarkan seperti berikut.
-          
  •        Mengetahui besarnya modal yang dimiliki perusahaan
  •           Mengetahui perkembangan atau maju mundurnya perusahan
  •           Sebagai dasar untuk perhitunngan pajak
  •           Menjelaskan keadaan perusahaan sewaktu-waktu memerlukan kredit dari bank atau pihak         lain
  •           Dasar untuk menentukan kebijakan yang akan ditempuh
  •           Menarik minat investor saham jika perusahaan berbentuk perseroan terbatas

C.   Pihak yang Berkepentingan Terhadap Akuntansi

Pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi adalah pihak yang tugasnya langsung berkecimpung dalam bidang keuangan di perusahaan atau organisasi lainnya. Berikut pihak-pihak yang berkepentingan terhadap akuntansi :

- MANAJER

Manajer perusahaan menggunakan akuntansi untuk menyusun perencanaan perusahaannya, mengevaluasi kemajuan yang dicapai dalam usaha mencapai tujuan, dan melakukan tindakan-tindakan koreksi yang diperlukan. Keputusan yang diambil oleh manajer berdasarkan informasi akuntansi, misalnya: menentukan peralatan apa yang sebaiknya dibeli, berapa persediaan yang harus ada di gudang, dan berapa kas yang harus dipinjam dari bank.

- INVESTOR

Para investor melakukan penanaman modal dalam perusahaan dengan tujuan untuk mendapat hasil yang sesuai dengan harapannya. Oleh karena itu, sebelum melakukan penanaman modal, meraka mengevaluasi pendapatan yang diperkirakan akan dapat diperoleh dari investasinya. Ini berarti bahwa para investor harus melakukan analisis atas laporan keuangan perusahaan yang akan dipilih sebagai tempat penanaman modalnya. Setelah menjadi investor, merema melakukan monitoring terhadap perusahaan dengan menganalisis laporan keuangan yang diterbitkan perusahaan atau melalui berita-berita keuangan dalam berbagai surat kabar dan majalah. Sumber berita keuangan dalam surat kabar dan majalah ini adalah laporan-laporan akuntansi.

- KREDITUR

Kreditur hanya akan bersedia memberikan kredit kepada calon penerima kredit yang dipandang mampu mengembalikan bunga dan mengembalikan kredit tepat pada waktunya. Oleh karena itu, calon kreditur harus menilai kemampuan keuangan calon pengambil kredit. Untuk itu kreditur selalu meminta laporan keuangan calon nasabah untuk dinilai. Setelah itu kreditur masih harus meminta laporan keuangan para pengambil kredit, untuk menilai apakah kredit telah digunakan sesuai dengan tujuan yang telah disepakati.

- INSTANSI PEMERINTAH

Badan-badan pemerintah tertentu seperti badan pelayanan pajak atau badan pengembangan pasar modal (Bapepam), membutuhkan informasi keuangan dari perusahaan-perusahaan wajib pajak atau perusahaan yang menjual sahamnya melalui pasar modal. Informasi akuntansi merupakan sumber utama bagi badan pemerintah untuk dapat menetapkan pajak perusahaan atau mengawasi perusahaan.

- ORGANISASI NIRLABA

Organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba seperti organisasi keagamaan, yayasan atau lembaga pendidikan juga membutuhkan informasi akuntansi seperti halnya organisasi yang bertujuan mencari laba, namun mereka tetap berurusan dengan soal-soal keuangan karena mereka harus mempunyai anggaran, membayar tenaga kerja, membayar listrik dan sewa, serta urusan-urusan keuangan lainnya. Semua hal tersebut bersangkutan denngan akuntansi.

- PEMAKAI LAINNYA

Informasi akuntansi diperlukan juga oleh berbagai pihak lain untuk kepentingan-kepentingan tertentu, misalnya oleh organisasi buruh. Para buruh membutuhkan informasi tentang laba perusahaan dan kadang-kadang juga informasi keuangan lainnya. Informasi semacam ini penting bagi para buruh dalam rangka mengajukan kenaikan gaji atau tunjangan-tunjangan lain dari perusahaan tempat mereka bekerja. Di negara-negara yang sudah maju, informasi akuntansi juga sering dijadikan dasar oleh kelompok masyarakat tertentu untuk melakukan tindakan-tindakan sesuai dengan kepentingan mereka.

            D.  Prinsip Akuntansi

Prinsip dasar akuntansi mendasari akuntansi dan seluruh laporan keuangan. Prinsip akuntansi dijabarkan dari tujuan laporan keuangan, postutat akuntansi, dan konsep teoritis akuntansi, serta sebagai dasar pengembangan teknik atau prosedur akuntansi yang dipakai dalam menyusun laporan keuangan.
Ada lima prinsip dasar akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi. Yakni:
1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle) 
GAAP mewajibkan sebagian besar aktiva dan kewajiban diperlakukan dan dilaporkan berdasarkan harga akuisi. Hal ini seringkali disebut prinsip biaya historis. Prinsip ini menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva. utang, modal, dan biaya. 
Yang dimaksud dengan-harga perolehan adalah harga pertukaran yang disetuiui oleh kedua belah pihak vang tersangkut dalam transaksi. Harga perolehan ini harus terjadi dalam transaksi di antara kedua belah pihak yang bebas. Harga pertukaran ini dapat terjadi pada seluruh transaksi dengan pihak ekstern, baik yang menyangkut aktiva, utang, modal atau transaksi lainnya. Biaya memiliki keunggulan yang penting dibandingkan penilaian yang lainnya, yaitu dapat diandalkan.
2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle) 
Prinsip Pengakuan Pendapatan adalah aliran masuk harta-harta (aktiva) yang timbul dari penyerahan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu. Dasar yang digunakan untuk mengukur besamya pendapatan adalah jumlah kas atau ekuivalennya yang diterima dari transaksi penjualan dengan pihak yang bebas.
Istilah pendapatan dalam prinsip ini merupakan istilah yang luas, di mana di dalam pendapatan termasuk pendapatan sewa, laba penjualan aktiva dan lain-lain. Batasan umum yang biasanya digunakan adalah semua perubahan dalam jumlah bersih aktiva selain yang berasal dari pernilik perusahaan.
3. Prinsip Mempertemukan (Matching Principle) 
Yang dimaksud prinsip mempertemukan biaya adalah mempertemukan biaya dengan pendapatan yang timbul karena biaya tersebut Prinsip ini berguna untuk menentukan besamya penghasilan bersih setiap periode. Karena biaya itu harus dipertemukan dengan pendapatannya, maka pembebanan biaya sangat tergantung pada saat pengakuan pendapatan. Apabila pengakuan suatu pendapatan ditunda, maka pembebanan biayanya juga akan ditunda sampai saat diakuinya pendapatan.
Salah satu akibat dari prinsip ini adalah digunakannya dasar waktu (accrual basis) dalam pembebanan biaya. Dalam prakteknya digunakan jurnal-jurnal penyesuaian setiap akhir periode untuk mempertemukan biaya dengan pendapatan.
4. Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
Agar laporan keuangan dapat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, maka metode dan prosedur-prosedur yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahun. Sehingga bila terdapat perbedaan antara suatu pos dalam dua periode, dapat segera diketahui bahwa perbedaan itu bukan selisih akibat penggunaan metode yang berbeda.
Konsistensi tidak dimaksudkan sebagai larangan penggantian metode, jadi masih dimungkinkan untuk mengadakan perubahan metode yang dipakai. Tetapi jika ada penggantian metode, maka akibat (selisih) yang cukup berarti (material) terhadap laba perusahaan harus dijelaskan dalam laporan keuangan, tergantung dari sifat dan perlakuan terhadap perubahan metode atau prinsip tersebut.
5. Prisip Pengungkapan Penuh (Full Disclosure Principle) 
Yang dimaksud dengan prinsip pengungkapan lengkap adalah menyajikan informasi yang lengkap dalam laporan keuangan. Karena infomasi yang disajikan itu merupakan ringkasan dari transaksi-transaksi dalam satu periode dan juga saldo-saldo dari rekening-rekening tertentu, tidaklah mungkin untuk memasukkan semua informasi-informasi yang ke dalam laporan keuangan.

E.   Laporan Keuangan
Laporan  keuangan  adalah  sekumpulan  informasi  keuangan  perusahaan  dalam suatu  periode  tertentu  yang  disajikan  dalam  bentuk  laporan  sistematis  yang  mudah dibaca dan dipahami oleh semua pihak yang membutuhkan.

F.    Isi Laporan Keuangan
-          Neraca
-          Laporan laba rugi
-          Laporan perubahan ekuitas
-          Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
-          Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan

            G.   Neraca

Neraca adalah laporan tentang posisi keuangan (kas) pada suatu titik waktu. Neraca dapat berubah dari menit ke menit, tergantung dari pergerakkan kas keluar masuk. Neraca pada laporan keuangan akhir tahun berarti posisi kas paling akhir dari sebuah periode akuntansi. Kas memiliki likuiditas paling tinggi diantara komponen keuangan yang lain, oleh karena itu kas merupakan komponen paling pertama dalam penyusunan neraca.

Bentuk Neraca :

1.     Neraca Bentuk Staffel
Neraca Bentuk staffel adalah bentuk neraca yang disusun dengan menyusun kebawah dan melektakkan saldo pada bagian samping dengan kolom debet kredit. Tabel neraca ini mirip dengan Model Jurnal Umum. Berikut bentuk jelasnya :



2.     Neraca Bentuk Scontro
Neraca Bentuk Scontro adalah neraca yang memisahkan antara Aktiva dan Vasiva pada posisi kanan dan kiri atau saling sebelah menyeblah yang biasa kita lihat atau model dan bentuknya seperti ini :



H.   Laporan Laba Rugi
Laporan  laba  rugi  adalah  suatu  laporan  sistematis  yang  menggambarkan  hasil operasi perusahaan  dalam  suatu  periode  waktu  tertentu.  Hasil  operasi  perusahaan diperoleh dengan cara membandingkan antara penghasilan yang diperoleh dengan beban- beban yang telah dikeluarkan untuk memperoleh penghasilan tersebut. Mempertemukan penghasilan  dengan  beban  yang  dikeluarkan  untuk memperoleh  penghasilan  tersebut dalam akuntansi disebut dengan prinsip ‘Matching’.
Bentuk Laporan Laba Rugi :
1.     Single Step
Dalam bentuk single step semua jenis pendapatan (pendapatan usaha, dan pendapatan luar usaha dan pendapatan lain-lain) disusun dan dijumlahkan dalam satu kelompok. Kemudian disisihkan dengan jumlah semua jenis beban. Selisih jumlah pendapatan dengan jumlah beban merupakan saldo (sisa) laba atau saldo (sisa) rugi. Bentuk ini banyak digunakan dalam perusahaan jasa.

2.     Multi Step
Penyusunan laporan laba-rugi dalam bentuk ini disusun secara bertahap mulai dari kelompok pendapatan dan beban usaha, pendapatan luar usaha dan beban luar usaha. Sampai dengan kelompok pendapatan lain-lain dan beban lain-lain. Bentuk multi step ini banyak digunakan di perusahaan dagang atau perusahaan industri.




I.      Tujuan Laporan Keuangan
1.     Tujuan Utama
Tujuan laporan keuangan secara umum adalah sebagai berikut:
-          Informasi yg dapat dipercaya mengenai perubahan sumber ekonomi netto suatu perusahaan yg timbul dari kegiatan dalam rangka mendapatkan laba.
-          Memberikan informasi yg dapat dipercaya mengenai Aktiva, Kewajiban & Modal.
-          Membantu para pemakai dalam memperkirakan potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.
-          Memberi informasi penting lainnya mengenai perubahan sumber-sumber ekonomi & kewajiban seperti informasi mengenai aktivitas belanja.
-          Mengungkapkan informasi lain yg berhubungan dengan laporan keuangan yg relevan untuk kebutuhan pemakai laporan keuangan.

2.     Tujuan Kualitatif
-          Relevan
-          Dapat dimengerti
-          Daya uji
-          Netral
-          Tepat waktu
-          Daya banding
-          Lengkap






Sumber Data :



Semoga bermanfaat. Terima Kasih :)

Jumat, 26 September 2014

Cerita Lucu

Wanita dan Bartender

Seorang wanita yang sangat menarik masuk ke sebuah bar di pinggiran kota yang tenang. Dia melambaikan tangan ke bartender, kemudian bartender itu segera datang. Ketika ia tiba, ia memberi sinyal menggoda bahwa ia memberi isyarat agar wajah bartender itu mendekat. Ketika bartender itu melakukannya, wanita itu mulai membelai lembut jenggot sang bartender. 

"Apakah Anda manajer?" dia bertanya, lembut membelai wajahnya dengan kedua tangan. "Sebenarnya, tidak," sahut si bartender. 

"Bisakah Anda memanggilnya untuk saya? Saya perlu berbicara dengannya," katanya, menjalankan tangannya di atas jenggotnya dan ke rambutnya. 

"Tidak bisa," sahut bartender, "Dia tidak ada di sini. Apakah ada yang bisa saya lakukan?" 

"Ya, ada. Aku ingin anda memberinya pesan," lanjutnya, sambil membawa jari telunjuknya di bibir sang bartender dan memasukkan beberapa jari-jarinya ke dalam mulut bartender itu dan memungkinkan bartender untuk menghisap jari-jari itu dengan lembut. 

"Apa yang harus kukatakan padanya?" bartender akhirnya berhasil berkata-kata. 

"Katakan padanya," bisiknya, "tidak ada kertas toilet, sabun tangan, atau handuk kertas di toilet wanita."


 

Blogger news

Blogroll

About