PENGERTIAN MODAL
Modal (modalitas) adalah bentuk kata yang membantu
kata kerja. Modal harus disandingkan dengan verbs. Oleh karenanya, modal juga
sering dinamakan kata kerja ganti.
THE KINDS OF MODALS (JENIS-JENIS MODAL)
Secara garis besar. modal dibagi menjadi dua, yaitu
modals present dan modals past. Perhatikan tabel berikut ini.
Modals Present
|
Modals Past
|
Can (bisa)
|
Could
|
Will (akan)
|
Would
|
Shall (akan)
|
Should
|
May (boleh)
|
Might
|
Must
|
Had to
|
Should
(harus/Sebaiknya)
|
-
|
Ought to
(harus/Sebaiknya)
|
-
|
NOTE :
Selain contoh modal di atas. ada beberapa kata yang
juga memiliki makna yang sama, seperti:
Can/could : be capable of. be able to. manage to
Will/shall : he doing to, be about to
May/might : perhaps, probable, possible, presumable
bad better, be supposed to
*Yang dimaksud dengan be adalah to be seperti: is, am.
are, was, dan were
1. CAN/COULD — (Be) able to
FUNGSI (FUNCTION)
Can
dapat berfungsi menyatakan Kemungkinan dan kemampuan (possibility and ability).
Menggunakan Can jika Anda pada
kondisi dapat/ bisa melakukan sesuatu pada waktu luang (free time) atau bisa/
dapat untuk situasi umum.
Could
dapat berfungsi menyatakan Kemungkinan dan kemampuan di masa lampau
(possibility and ability in the past). Menyatakan “dapat/bisa” pada masa
lampau.
Be
able to bukanlah merupakan modal seperti Can dan Could, tetapi merupakan kata kerja Be yang ditambahkan kata sifat able
dan diikuti oleh kata kerja bentuk to
atau sering Anda dengar dengan sebutan Verb
to infinitive.
PERBEDAAN (DIFFERENCE)
“Be able to” berfungsi untuk menyatakan kemampuan
atau ability yang dimana artinya memiliki kemampuan yang lebih, lebih spesifik.
Sedangkan can dan could untuk mengungkapkan kemungkinan (possibility) tingkat
kepastian untuk can kurang dari 50% could digunakan dalam situasi formal dan
sopan, sedangkan can dalam situasi informal (biasanya untuk teman).
CONTOH :
CAN : - Can i
use your car?
- I
can play football well.
COULD : - Could you bring your homework to my home
tonight?
- I could write the poem everyday.
BE ABLE TO : - I am able to run fastly in Marathon
- He has been able to ride motorcycle when he
was 10 ten years old
2. MAY - MIGHT
FUNGSI (FUNCTION)
May
untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa
depan (future).
Might
sama seperti may , modal verb ini
digunakan untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present)
dan masa depan (future) have untuk Menyatakan Probabilitydimasa lalu (past).
Modal verb ini digunakan untuk menyatakan hypothetical situation yang terbukti
tidak terjadi, lain halnya dengan may yang belum terbukti
CONTOH :
MAY : - We may arrive at school 7 pm
-
You may borrow my lovely shoes
MIGHT : - You might forget bring your homework
tomorrow.
- They might teach us if they follow her
class
3. MUST – (Has/Have to) – (Had to)
FUNGSI (FUNCTION)
Must
digunakan pada saat Anda ingin menunjukkan bahwa sesuatu yang dimaksud benar adanya
dan logis. Selain itu ‘Must’ dapat digunakan untuk menunjukkan kewajiban yang
begitu kuat atau kewajiban yang diperlukan menurut diri sendiri dan orang di
sekitar
Has/Have
to
digunakan untuk mengekspresikan kewajiban yang kuat karena ada campur tangan
dari pihak luar yang membuat adanya kewajiban tersebut.
Had
to
Untuk menyatakan keharusan di masa lampau
PERBEDAAN (DIFFERENCE)
Tingkat kepastian untuk must 95%, has/have to
digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Sedangkan Had to Untuk
menyatakan keharusan di masa lampau.
CONTOH :
MUST : - I must study harder to get the highest
score..
- Must you come to my house everyday?
HAS/HAVE TO : - He has to deliver the pizza to my
house
- We sometimes have to swim on Sunday
HAD TO : - I had to buy the T-shirt
- We had to practice football every
morning
4. SHALL – SHOULD – OUGT TO
FUNGSI (FUNCTION)
Shall
untuk menyatakan simple future seperti halnya will namun hanya digunakan pada
first person (orang pertama) I dan we jarang digunakan selain untuk polite
question untuk first person. untuk
menyatakan obligation (kewajiban) pada formal situation (yang dapat berupa
legal document maupun pada saat meeting. Pada situasi ini, baik second maupun
third person dapat digunakan dengan modal verb ini.
Should
untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat).
Ought
to
digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat
PERBEDAAN (DIFFERENCE)
Shall hanya memberikan sebuah nasihat atau saran
saja dan should dibanding ought to lebih kuat dalam memberikan nasihat.
CONTOH :
SHALL : - We shall come to school earlier.
- They shall bring hat and tie to follow
the ceremony in School
SHOULD : - We should shoot the ball to get score
- You should see your girlfriend
OUGHT TO : - I ought to wear high quality basketball
shoes
- They ought to select the best
leader in the team
5. WILL – WOULD – (Be) Going to
FUNGSI (FUNCTION)
Will
untuk menyatakan willingness (kemauan), maupun invitation (undangan/ajakan),
membuat keputusan secara spontan/tanpa rencana dan untuk membuat prediksi.
Would
digunakan untuk menyatakan (kemauan), namun lebih polite (sopan), menyatakan
kemungkinan dan untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu.
(Be)
Going to digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau
tepat
PERBEDAAN (DIFFERENCE)
Will lebih menyatakan kemauan ataupun ajakan dan
lebih spontan dalam membuat keputusan tanpa rencana dan untuk membuat prediksi
sedangkan would sama artinya dengan will namun digunkan untuk menyatakan
tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu sedangkan (Be) Going to lebih
menyatakan apa yang benar terjadi.
CONTOH :
WILL : - Will you come to my house tonight?
- The rain will fall tonight
WOULD : - Would you like to see my pet?
- I
would have came to your party
BE GOING TO : - I am going to have new car next
month
- The year 2018 is going to be a amazing
year.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar